Selasa, 30 Juni 2020

MENULIS BUKU ANTOLOGI


    BIOGRAFI
H. Lalu Suwarno, S.Pd, M.M Pd, M.M. lahir di Desa Ranggagata Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat tanggal 31 Desember 1963 menikah dengan Hj Aluh Nurhamdah, S.Pd dan dianugrahi 3 (tiga) orang anak terdiri dari 2 (dua) putri dan 1 (satu) orang puta ketiga tiganya sudah menyelesaikan pendidikan di Perguruan Tinggi,. menyelesaikan pendidikan formal di SDN 1 Ranggagata (lulus tahun 1974), SMPN 1 Mataram (lulus tahun 1977), SMAN 1 Mataram jurusan IPA (lulus tahun 1981), Mulai masuk Perguruan Tinggi di Universitas Mataram (UNRAM) Program Diploma Satu (D1) jurusan Matematika setelah lulus tahun 1982  langsung ditempatkan mengajar di SMPN 1 Mataram sebagai guru Matematika melanjutkan studi di Institut Keguruan Imu Pendidikan (IKIP) Mataram lulus tahun 1997, Pendidikan Strata Dua (S2) Program Studi Menejemen Pendidikan di Sekolah Tinggi Manajemen IMNI Jakarta lulus tahun 2009 dan Pendidikan Strata Dua (S2) Program Studi Manajemen Sumber Daya Manusia ( M.SDM ) di Universitas Mataram ( UNRAM ) lulus tahun 2014 . Dari tahun 1983 sampai dengan tahun 2007 tetap menjadi guru Matematika dan guru IPA Terpadu di SMPN 1 Mataram selama, mendapat promosi menjadi Kepala Sekolah di SMPN 7 Mataram mulai tahun 2007 sampai dengan tahun 2010. Pindah menjadi Kepala Sekolah di SMPN 16 Mataram dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2014 setelah itu pindah lagi menjadi Kepala Sekolah di SMPN 3 Mataram dari tahun 2014 sampai dengan 2016, selanjutnya menjadi Kepala Sekolah di SMPN 2 Mataram mulai 2016 sampai dengan tahun 2019 kini masih aktif menjadi Kepala Sekolah di SMPN 18 Mataram . Pernah menjabat menjadi ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah ( MKKS ) SMP dan MTs se-kota Mataram Adapun kontak pribadi sekaligus WA 087860416454, email suwarnolalu@gmail.com    

 MENULIS   ADALAH   PILIHAN
    Berkaca dari diri sendiri sebagai mahluk sosial yang memiliki ketergantungan dengan orang lain yaitu sesama mahluk hidup bahkan juga dengan benda mati sekalipun dengan kata lain tidak bisa melepaskan diri sebagai individualism, dalam menjalankan kegiatan hidupnya terjadi interaksi dengan yang lainnya . Sebagai mahluk sosial dalam menjalankan interaksinya tentu banyak sekali yang membebankan pikirannya mulai dari hal yang sangat sederhana sampai dengan hal yang komplek, semua hal itu membutuhkan membutuhkan waktu, piikiran  dan energi sehingga  bila tidak dikelola dengan baik maka sering berujung pada kegagalan dan sia-sia .
Skala prioritas dalam menentukan kegiatan yang utama harus diselesaikan segera dengan waktu berapa lama perlu menjadi pertimbangan kita, sehingga waktu yang dimiliki bisa termamfaatkan dengan baik dan menyisakan untuk menjalankan kegiatan lain yang menjadi hoby atau kesenangan kita . Dalam mengatur waktu harus dimanaj dengan sebaik baiknya sehingga kegiatan yang kita jalankan dapat diselesaikan dengan tepat waktu dan bisa samapi tuntas sebagaimana yang kita harapkan, sering dalam pengalaman sehari hari kita berbenturan dengan kedua hal di atas seperti contoh kita menghajadkan suatu kegiatan namun kadang beberapa kemungkinan terburuk yang dialami seperti idea atau gagasan untuk menjalani suatu kegiatan yang dinginkan sudah tersusun dengan rapi namun waktu tidak terbagi secara benar maka kegiatan kita akan mengalami kebuntuan atau tidak sampai berahir sebagaimana harapan dengan kata lain gagal, begitu juga sebaliknya waktu sudah dihitung dengan baik secara terperinci kapan memulai, berapa lama yang dibutuhkan dan kapan harus berahir namun karena ide atau gagasan tidak terstruktur atau tidak direncanakan dengan baik sehingga kegiatan kita menjadi tidak terarah samapi tujuan, ahirnya kegiatan yang kita laksanakan mengalami kegagalan . Apalagi kedua hal yang sangat fundamental diatas tidak terkelola dengan baik sesuai dengan yang kita rencanakan dapat dipastikan akan berahir dengan sia sia dan mengalami kebuntuan atau kegagalan . Mengapa hal tersebut selalu berahir dengan kegagalan tidak lain penyebabnya adalah kita sebagai mahluk sosial yang selalu memenuhi kebutuhan hidupnya dengan berinteraksi dengan mahluk lain bahkan dengan benda mati sekalipun sebagaimana yang diterangkan di atas sehingga setiap interaksi pastinya terbebani dengan banyak masalah yang membutuhkan pikiran dan energi untuk memecahkan masalah tersebut .
Berdasarkan hal di atas maka sebagai mahluk sosial agar terhindar dari kegagalan tidak ada pilihan lain kecuali fokus pada kegiatan yang pilihannya sehingga pengelolaan ide, gagasan dan waktu akan terencana dengan sebaik baiknya, hal inilah yang membuat setiap kegiatan yang dilakoni selalu berujung dengan kesuksesan seperti contoh kegiatan menulis harus menjadi pilihan dengan begitu kita harus tumbuhkan semangat atau motivasi untuk memperbaiki kekurangan atau kelemahan yang kita miliki dalam mengerjakan kegiatang yang menjadi pilihan kita kemudian pilihan kita harus menjadi prioritas dari semua yang ada dalam pikiran maupun pekerjaan kita bukan berarti semua kegiatan pilihan saja yang harus dilakukan sepanjang waktu yang kita miliki atau  semua aktifitas hanya kita isi dengan kegiatan tersebut, namun tetap kita laksanakan semua kegiatan yang kita rencanakan . Dari uaraian di atas penulis ingin mengajak semua pembaca untuk focus pada pilihan menulis, seperti banyak pemahaman tentang menulis yang didapat pada kuliah belajar menulis secara on line bersama Om Jay .  Banyak ilmu yang diberikan oleh nara sumber yang memiliki banyak sekali prestasi telah berhasil mendongkrak pemahaman kita tentang bagaimana kita membuat sebuah tulisan yang baik dan menarik untuk dibaca orang dan laku dijual, serasi dengan selera pembaca, juga tentang pemahaman cara menulis sebuah ide, gagasan yang banyak berselewaran dipikiran kita untuk dituangkan menjadi sebuah tulisan yang baik yang diawali dengan membuat kerangka yang akan membatasi materi dalam tulisan sehingga isi tulisan tidak sampai merambah ke hal hal yang sama sekali kita tidak memahaminya atau mengenalnya sehingga kita akan tersesat ke dalam materi tulisan yang abstrak sehingga tidak menarik bagi pembaca karena kita tidak mampu mengungkap suatu hal yang memberikan pemahaman karena tidak ditunjang dengan refrensi yang jelas difahami oleh penulis . Setelah mengikuti kegiatan belajar menulis juga telah memberikan motivasi dan mengajak untuk menulis semua hal yang ada di sekitar kita dimana selama ini hanya menghiasi dan  menambah beban pikiran saja namun tidak pernah kita mampu menuangkan ke dalam tulisan, disamping kita sendiri tidak memahami cara dan mamfaat bila semua yang ada dalam pikiran dan semua yang kita lakukan untuk dituangkan menjadi tulisan yang mengisahkan aktifitas kita hari ini dan hari hari yang lalu maupun hari yang akan datang, namun dengan mengikuti kegiatan belajar menulis on line telah mampu menyadarkan diri saya bahwa semua itu merupakan aset atau modal yang sangat berguna sebagai tulisan,  tentu suatu hal yang akan menjadi cerita kita kepada anak cucu sepanjang masa bukan sepanjang hayat .  Pengalaman yang sangat berharga ini akan terus kita pupuk dan sempurnakan sebagaimana yang dialami pemateri pada pertemuan satu hingga pertemuan tiga belas yang telah bercerita banyak tentang pengalamannya dalam menulis buku sampai menerbitkan begitu banyak buku dan telah mampu mengantarkan menjadi orang sukses yang sarat dengan prestasi bahkan telah mampu membuat target dalam menyelesaikan buku bahkan telah memberikan nilai tambah ssecara ekonomi . Bahkan tidak hanya itu namun menulis banyak sekali hikmah yang dirasakan dan didapat, demikian cerita pengalaman dari beberapa nara sumber yang disampaikan pada seetiap pertemuan belajar menulis secara on line,  tentu cerita manis ini sangat menginspirasi dan memotivasi semua peserta tidak terkecuali diri saya sendiri sehingga saat ini semua hal yang ada dipikiran bahkan setiap kegiatan yang dilakoni,  saya belajar menggali sebagai idea tau gagasan sebuah tulisan sehingga melalui kesempatan ini saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua nara sumber yang telah bersedia menginspirasi kami . O ya hampir terlupakan ilmu yang sangat berkesan dari pengalaman menulis on line dari mr bams yaitu bagaimana kita membuat blog dan mengkelola secara aktif dimana selama ini dari sejak menjadi guru tahun 1983 tidak satupun teman sejawat ataupun mitra kerja yang pernah menularkan ilmunya tentang bagaiman membuat dan mengkelola sebuah blog, tapi pada kegiatan menulis ini telah memberikan ilmu tentang pembuatan dan pengelolaan sebuah blog sehingga dapat difungsikan sebagai alat atau media untuk menyimpan/mendokumentasikan sebuah karya hingga bermamfaat bagi orang lain sebagaimana sunnah Rasulalllah saw yang termuat pada materi yang disampaikan Pak Dedi bahkan kita dipandu untuk menjadi seorang blogger yang aktif membuatt karya untuk mengisi blog kita .
Pada intinya dari uraian di atas semua nara sumber telah memberikan pengalamannya pentingnya menulis, mamfaat menulis apa saja, yang terpenting bisa menginspirasi banyak orang untuk membangun kreatifitas, inovasi dan up to date yang membawa perubahan ke arah yang positif  bagi diri sendiri dan dapat ditularkan kepada orang lain . Tidak kalah mengejutkan seorang pemateri  yang menata kariernya mulai dari bawah namun karena kegigihannya telah mampu merubah diri menjadi seorang yang professional dan menjadi trainer yang dalam perjalanan waktu telah banyak mendapatkan job sebagai trainer sampai di luar liingkungan sekolah atau instansi yang tidak menggeluti bidang pendidikan . Yang pasti semua pemateri kuliah on line semuanya hebat, inspirator, segudang pengalaman, banyak prestasi, patut mendapatkan afresiasi namun pda tulisan ini saya tidak menyebutkan nama maupun pengalamannya masing masing  karena sudah terurai secara detail di masing masing resume .  
Sebagai  Motivasi menurut mas Brian ada dua yaitu dari hasil ngeblog dan target ngeblog. Namun yang perlu dibangun adalah target ngeblog diantaranya mengasah kemampuan menulis hingga hingga menerbitkan buku. Blog digunakan sebagai tempat kita menulis. Hasil ngebolg itu adalah sebuah bonus jadi tidaklah perlu terlalu berharap. Kurangnya ide tulisan kerap menjadi hambatan kita dalam berkarya. Jangan menunggu sampai ide itu hadir namun lebih baik menulis dari kisah kehidupan kita sehari hari. Apalagi kita seorang guru yang berhadapan dengan berbagai macam karakter peserta didik hal itu merupakan sumber ide yang tidak akan pernah kering.
Memilih blog hanyalah tergantung selera sehingga yang dikenal pertama kali biasanya yang membekas dan akan dipelajarinya sampai terbiasa dan nyaman. Jadi tidak perlu membandingkan antara blogger dan wordpress, yang terpenting adalah pilihlah salah satu dan gunakan secara konsisten. Diperkenalkan pula tampilan blogger.com yang baru agar kita dapat terbiasa dengan tampilan tersebut.
Untuk tehnik pengisian blog banyak diberikan secara video tutorial hal ini sangat membantu karena langsung bisa dipraktekan dan diulang ulang jika masih belum paham. Video tutorial yang diberikan bisa diikuti dengan baik dan mampu menjadi solusi yang selama ini dihadapi seperti memasukkan gambar ke dalam blog kita atau juga mecopy dokumen berbentuk word ke blog karena beberapa kali membuat resume ketikan di blog menjadi berantakan saat kita hanya mengcopy paste seperti biasa. Makabisa langsung dipraktekan saat memngisi blog. Selain sebagai blogger juga sebagai penulis salah satu karyanya adalah berjudul Blog Untuk Guru Era 4.0 Yang berisikan segalanya tentang blog jika ingin jadi guru blogger harus baca. Sejak ngeblog dari 2009 telah membuat banyak blog untuk berbagai kepentingan. Beberapa buku solopun sudah diterbiatkan diantaranya seperti gambar berikut ngeblog sejak 2009 di blogger.com. berawal dari peserta pada sebuah kegiatan kemudian bergerak untuk membantu teman yang kesulitan dalam membuat/menggunakan blog. Mengapa tertarik membantu karena ingin memiliki banyak teman teman guru blogger.Mas Brian ingin bapak/ibu tidak merasa bahwa blog itu media yang sulit digunakan. Muncul kekhawatir jika kesulitan yang dialami tak kunjung mendapat solusi, bapak/ibu akan meninggalkan blog. Guru blogger memerlukan grup apabila ingin tetap eksis.Buku memerlukan sebuah tema. Walaupun isinya berupa kumpulan berbagai artikel, diperlukan satu tema besar yang menjadi benang merahnya. Blog dengan niche akan memudahkan. Blog pendidikan tentu seluruh artikelnya tentang pendidikan. Maka buku yang akan terbit bertema pendidikan.
Memiliki blog lebih dari satu boleh boleh saja asal konsisten dalam mengelolanya. Blog bisa digunakan sebagai media daring disaat PJJ pandemi covid 19. Dengan menggunakan blog guru bisa mengisinya dengan administrasi persiapan mengajar ataupun alat evaluasi, yang jelas guru  harus banyak belajar tentang mengelola blog sehingga blog akan tampil menarik. Dengan tampilan maupun isi blog yang up to date pasti blog kita akan banyak dikunjungi orang. Selain itu seringlah memposting nama blog kita ke berbagai gurp yang kita miliki oleh karena itu sebuah grup sangatlah penting sebagai seorang bloger.
Menulis di blog bisa menjadi modal awal untuk membuat kumpulan tulisan kita menjadi buku. Jangan sampai kesulitan dalam ngeblog membuat kita menyerah menulis. Menulislah dengan lepas tanpa beban bahwa apakah tulisan kita sudah bagus atau belum, atau akan banyak yang baca atau tidak biarkan saja .Hal biasa menurut kita bisa dianggap luar biasa bahkan menginspirasi orang lain. Maka menulislah dan jangan bosan untuk tetap belajar.

2 komentar:

  1. Tulisan yg sangat bagus dengan bahasa yang rapi. Tetap semangat

    BalasHapus
  2. Tulisan yg sangat bagus dengan bahasa yang rapi. Tetap semangat

    BalasHapus