Belajar menulis
gelombang 11
Pertemuan : Rabu 3 Mei 2020 ( Kuliah kedua )
Waktu : Pukul 19.00 – 21.00 WIB
Pemateri : Hati Nurahayu ( Bandung )
Moderator : Fatimah ( Aceh )
Tema : Menerbitkan hasil PTK
Peresume : Lalu Suwarno
Menulis Penelitian Tindakan kelas ( PTK ) untuk seorang
guru bukanlah sesuatu yang baru namun suatu hal yang sering dilakukan terutama
bagi guru yang berencana untuk kenaikan pangkat sebagai sarat yang harus
dimiliki untuk bahan kenaikan pangkat yang
dibuat berdasarkan masalah yang ada didalam kelas pada saat proses
belajar mengajar yang dihadapi oleh
seorang guru. Namun kenyataannya tidak semua guru memiliki semangat yang sama
dalam hal ini terbukti dengan banyaknya guru dengan golongan tertentu tetap
nyaman pada golongan tertentu terutama yang berada pada golongan IV ( empat )
bahkan sangat lama karena untuk kenaikan pangkat ke jenjang berikutnya ( IV.B )
padahal PTK bisa dibuat secara bersamaan dalam menyelesaikan tugas sebagai
pendidik.
Belajar menulis bareng Om Jay ternyata ada materi
bagaimana cara menerbitkan hasil PTK
digunakan untuk kenaikan pangkat bisa dibuat sebagai buku yang menarik
layaknya bacaan yang ringan dan santai. Sehingga mampu membawa banyak manfaat
bagi orang lain.
Mengubah peneian tindakan kelas ( PTK ) menuerut ibu Hati
Nurahayu memiliki dua versi susunan agar dapat terbaca dengan indah dan menarik
tentunya. Yang pertama menggunakan kerangka PTK untuk dijadikan sebuah buku
namun diperkaya pada muatan nilai ekonomi agar nampak bukan sebuah penelitian misalnya
dengan mereduksi judul lebih menarik.sehingga pembaca tidak menganggap murni
penelitian sedangkan yang kedua menuliskan judul dengan sederhana seakan di
dalamnya bukan sebuah penelitian namun sebuah cara kerja yang tersusun
sistematis .
Sebenarnya buku penelitian tindakn kelas itu, bukan sesuatu yang mudah untuk menerjemahkan
bahasa penelitian ke dalam bentuk bahasa popular daan menarik bagi pembaca agar
tampak ringan dan digemari banyak orang, menurut Bu Hati Nurahayu setiap
penulis memiliki ke khasan masing masing dalam gaya penyampaian dan dialek
bahasanya namun setidaknya beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu ada bagian yang harus dibuang agar tulisan
tidak nampak terlalu resmi dan mengikat misal pendahuluan dibuat mengalir saja.tinjauan
pustaka dan pembahasan perlu diperkuat , isi materi harus diperbanyak dan
menjawab permasalahan yang diangkat agar kaya dan dapat menambah khasanah
keilmuan serta.diupayakan dengan bahasa yang mudah dipahami dan dimengerti oleh
para pembaca serta tidak kalah pentingnya jumlah halaman yang ideal dan tidak
sekedar tebal halaman ( tidak berisi ) karena akan menumbuhkan rasa bosan dan
menrunkan minat orang untuk menyelesaikan bacaannya dengan kata lain tidak
tuntas .
Terimakasih kepada ibu Hati Nurahayu atas penjelasan materi yang sangat menarik dan
memberi pemahaman para penulis pemula sehingga beban menulis penetian tindakan
kelas ( PTK ) menjadi berkurang dan memberi keyakinan peserta untuk bisa
menyelesaikan tugas menulis PTK untuk diterbitkan menjadi sebuah buku dan tidak
lagi menjadi momok baik untuk kenaikan pangkat maupun menjadi buku yang member
mamfaat bagi pembaca serta memiliki nilai ekonomis dan banyak memeberi mamfaat
bagi diri sendiri maupun keluarga dan orang lain serta upaya ibu pemateri dapat
dijadikan amal jariah, Aamiin yarobbal alamin .
Semoga bisa menginspirasi orang lain ... keren...
BalasHapus