Jumat, 12 Juni 2020

RESUME MENERBITKAN PTK MENJADI BUKU


Belajar menulis gelombang 11

Pertemuan        : Rabu 3 Mei 2020 ( Kuliah kedua )
Waktu                : Pukul 19.00 – 21.00 WIB
Pemateri            : Hati Nurahayu ( Bandung )
Moderator         : Fatimah ( Aceh )
Tema                  : Menerbitkan hasil PTK
Peresume           : Lalu Suwarno

            Menulis Penelitian Tindakan kelas ( PTK ) untuk seorang guru bukanlah sesuatu yang baru namun suatu hal yang sering dilakukan terutama bagi guru yang berencana untuk kenaikan pangkat sebagai sarat yang harus dimiliki untuk bahan kenaikan pangkat yang    dibuat berdasarkan masalah yang ada didalam kelas pada saat proses belajar mengajar yang dihadapi  oleh seorang guru. Namun kenyataannya tidak semua guru memiliki semangat yang sama dalam hal ini terbukti dengan banyaknya guru dengan golongan tertentu tetap nyaman pada golongan tertentu terutama yang berada pada golongan IV ( empat ) bahkan sangat lama karena untuk kenaikan pangkat ke jenjang berikutnya ( IV.B ) padahal PTK bisa dibuat secara bersamaan dalam menyelesaikan tugas sebagai pendidik.
            Belajar menulis bareng Om Jay ternyata ada materi bagaimana cara menerbitkan hasil PTK  digunakan untuk kenaikan pangkat bisa dibuat sebagai buku yang menarik layaknya bacaan yang ringan dan santai. Sehingga mampu membawa banyak manfaat bagi orang lain.
            Mengubah peneian tindakan kelas ( PTK ) menuerut ibu Hati Nurahayu memiliki dua versi susunan agar dapat terbaca dengan indah dan menarik tentunya. Yang pertama menggunakan kerangka PTK untuk dijadikan sebuah buku namun diperkaya pada muatan nilai ekonomi agar nampak bukan sebuah penelitian misalnya dengan mereduksi judul lebih menarik.sehingga pembaca tidak menganggap murni penelitian sedangkan yang kedua menuliskan judul dengan sederhana seakan di dalamnya bukan sebuah penelitian namun sebuah cara kerja yang tersusun sistematis .
 Sebenarnya buku penelitian tindakn kelas itu,  bukan sesuatu yang mudah untuk menerjemahkan bahasa penelitian ke dalam bentuk bahasa popular daan menarik bagi pembaca agar tampak ringan dan digemari banyak orang, menurut Bu Hati Nurahayu setiap penulis memiliki ke khasan masing masing dalam gaya penyampaian dan dialek bahasanya namun setidaknya beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu  ada bagian yang harus dibuang agar tulisan tidak nampak terlalu resmi dan mengikat misal pendahuluan dibuat mengalir saja.tinjauan pustaka dan pembahasan perlu diperkuat , isi materi harus diperbanyak dan menjawab permasalahan yang diangkat agar kaya dan dapat menambah khasanah keilmuan serta.diupayakan dengan bahasa yang mudah dipahami dan dimengerti oleh para pembaca serta tidak kalah pentingnya jumlah halaman yang ideal dan tidak sekedar tebal halaman ( tidak berisi ) karena akan menumbuhkan rasa bosan dan menrunkan minat orang untuk menyelesaikan bacaannya dengan kata lain tidak tuntas .
            Terimakasih kepada ibu Hati Nurahayu atas  penjelasan materi yang sangat menarik dan memberi pemahaman para penulis pemula sehingga beban menulis penetian tindakan kelas ( PTK ) menjadi berkurang dan memberi keyakinan peserta untuk bisa menyelesaikan tugas menulis PTK untuk diterbitkan menjadi sebuah buku dan tidak lagi menjadi momok baik untuk kenaikan pangkat maupun menjadi buku yang member mamfaat bagi pembaca serta memiliki nilai ekonomis dan banyak memeberi mamfaat bagi diri sendiri maupun keluarga dan orang lain serta upaya ibu pemateri dapat dijadikan amal jariah, Aamiin yarobbal alamin .
           


1 komentar: